Konsep Pemasaran
Konsep pemasaran
mengatakan bahwa kunci untuk mencapai tujuan organisasi terdiri dari penentuan
kebutuhan dan keinginan pasar sasaran serta memberikan kepuasaan yang
diharapkan secara lebih efektif dan efisien dibandingkan para pesaing.
Konsep pemasaran yang telah
diungkapkan dengan berbagai cara:
- Temukan keinginan pasar dan penuhilah.
- Buatlah apa yang dapat dijual dan jangan berusaha menjual apa yang dapat dibuat.
- Cintailah pelanggan, bukan produk anda.
- Lakukanlah menurut cara anda (Burger king).
- Andalah yang menentukan (United Airlines).
- Melakukan segalanya dalam batas kemampuan untuk menghargai uang pelanggan yang sarat dengan nilai, mutu dan kepuasan (JC. Penney).
Dalam pemasaran
terdapat enam konsep yang merupakan dasar pelaksanaan kegiatan pemasaran suatu
organisasi yaitu : konsep produksi, konsep produk, konsep penjualan, konsep
pemasaran, konsep pemasaran sosial, dan konsep pemasaran global.
Konsep produksi
Konsep produksi
berpendapat bahwa konsumen akan menyukai produk yang tersedia dimana-mana dan
harganya murah. Konsep ini berorientasi pada produksi dengan mengerahkan
segenap upaya untuk mencapai efesiensi produk tinggi dan distribusi yang luas.
Disini tugas manajemen adalah memproduksi barang sebanyak mungkin, karena
konsumen dianggap akan menerima produk yang tersedia secara luas dengan daya
beli mereka.
Konsep produk
Konsep produk
mengatakan bahwa konsumen akan menyukai produk yang menawarkan mutu,
performansi dan ciri-ciri yang terbaik. Tugas manajemen disini adalah membuat
produk berkualitas, karena konsumen dianggap menyukai produk berkualitas tinggi
dalam penampilan dengan ciri – ciri terbaik.
Konsep penjualan
Konsep penjualan
berpendapat bahwa konsumen, dengan dibiarkan begitu saja, organisasi harus
melaksanakan upaya penjualan dan promosi yang agresif.
Konsep pemasaran
Konsep pemasaran
mengatakan bahwa kunsi untuk mencapai tujuan organisasi terdiri dari penentuan
kebutuhan dan keinginan pasar sasaran serta memberikan kepuasan yang diharapkan
secara lebih efektif dan efisien dibandingkan para pesaing.
Konsep pemasaran sosial
Konsep pemasaran
sosial berpendapat bahwa tugas organisasi adalah menentukan kebutuhan,
keinginan dan kepentingan pasar sasaran serta memberikan kepuasan yang
diharapkan dengan cara yang lebih efektif dan efisien daripasda para pesaing
dengan tetap melestarikan atau meningkatkan kesejahteraan konsumen dan
masyarakat.
Konsep Pemasaran Global
Pada konsep
pemasaran global ini, manajer eksekutif berupaya memahami semua faktor- faktor
lingkungan yang mempengaruhi pemasaran melalui manajemen strategis yang mantap.
tujuan akhirnya adalah berupaya untuk memenuhi keinginan semua pihak yang
terlibat dalam perusahaan.
Tiga
factor penting yang digunakan sebagai dasar dalam konsep pemasaran (Swasta,
1996) :
Orientasi
konsumen : Pada intinya, jika suatu perusahaan ingin menerapkan orientasi
konsumen ini, maka :
- Menentukan kebutuhan pokok dari pembeli yang akan dilayani dan dipenuhi.
- Memilih kelompok pembeli tertentu sebagai sasaran dalam penjualan.
- Menentukan produk dan program pemasarannya.
- Mengadakan penelitian pada konsumen untuk mengukur, menilai dan menafsirkan keinginan, sikap serta tingkah laku mereka.
- Menentukan dan melaksanakan strategi yang paling baik, apakah menitikberatkan pada mutu yang tinggi, harga yang murah atau model yang menarik.
Koordinasi
dan integrasi dalam perusahaan
Untuk memberikan kepuasan secara
optimal kepada konsumen, semua elemen pemasaran yang ada harus diintegrasikan.
Hindari adanya pertentangan antara perusahaan dengan pasarnya. Salah satu cara
penyelesaian untuk mengatasi masalah koordinasi dan integrasi ini dapat menggunakan
satu orang yang mempunyai tanggung jawab terhadap seluruh kegiatan pemasaran,
yaitu manajer pemasaran. Jadi dapat disimpulkan bahwa setiap orang dan bagian
dalam perusahaan turut serta dalam suatu upaya yang terkoordinir untuk
memberikan kepuasan konsumen sehingga tujuan perusahaan dapat tercapai.
Mendapatkan
laba melalui pemuasan konsumen
Salah satu tujuan dari perusahaan
adalah untuk mendapatkan profit atau laba. Dengan laba tersebut perusahaan bisa
tumbuh dan berkembang dengan kemampuan yang lebih besar. Sebenarnya laba
merupakan tujuan umum dari sebuah perusahaan. Banyak perusahaan yang mempunyai
tujuan lain disamping laba. Dengan menggunakan konsep pemasaran ini, hubungan
antara perusahaan dan konsumen akan dapat diperbaiki yang pada akhirnya akan
menguntungkan bagi perusahaan.
Filosofi Manajemen
Pemasaran
Ada falsafah yang sebaiknya digunakan
sebagai pedoman usaha pemasaran ini untuk mencapai pertukaran yang didambakan
dengan pasar sasaran. Pemberian bobot yang harus diberikan pada organisasi,
pelanggan dan masyarakat yang berkepentingan seringkali saling bertentangan.
Sehingga perlu ada landasan dari aktifitas pemasaran organisasi tersebut.
Sumber
: http://belajartanpabuku.blogspot.co.id/2013/03/pengertian-filosofi-manajemen-pemasaran_6.html
FILOSOFI PEMASARAN
Era pemasaran mulai mendominasi
sekitar tahun 1950, dan terus sampai sekarang. Konsep pemasaran mengakui
bahwa perusahaan pengetahuan dan keterampilan dalam merancang produk tidak
selalu memenuhi kebutuhan pelanggan. Hal ini juga mengakui bahwa bahkan
yang baik departemen penjualan tidak bisa menjual setiap produk yang tidak
memenuhi kebutuhan konsumen. Ketika pelanggan memiliki banyak pilihan,
mereka akan memilih salah satu yang paling sesuai dengan kebutuhan mereka.
LINGKUNGAN PEMASARAN
Lingkungan Pemasaran adalah
lingkungan perusahaan yang terdiri dari pelaku dan kekuatan di luar
pemasaran yang mempengaruhi kemampuan manajemen pemasaran untuk
membangun dan mempertahankan hubungan yang berhasil dengan pelanggan sasaran.
Perusahaan harus terus melakukan pengamatan secara terus menerus dan
beradaptasi dengan lingkungan yang bersifat kompleks dan terus berubah-ubah.
Dengan mempelajari lingkungan, perusahaan dapat menyesuaikan strategi
perusahaan untuk memenuhi tantangan dan peluang pasar yang baru.
LINGKUNGAN INTERNAL
Lingkungan internal adalah
kegiatan-kegiatan internal perusahaan yang dapat dikendalikan, artinya, untuk
mencapai tujuan dan menjalankan strategi pemasaran, pemasar mampu
melakukan pengendalian atau pengaturan atas operasi kegiatan-kegiatan tersebut
seperti yang dikehendaki perusahaan. perusahaan dapat melakukan alokasi
sumberdaya secara produktif melalui koordinasi faktor manusia dan alat-alat
manajemen. Pemahaman lingkungan internal (fungsi pemasaran dan fungs
nonpemasaran) pada umumnya perlu ditekankan pada aspek :
- Aspek Sumberdaya Organisasi, meliputi kekayaan, kemampuan, dan posisi pasar. Mampu mendukung startegi dan dipercaya dapat berpengaruh terhadap usaha merealisasi tujuan organisasi.
- Aspek Manusia. Sumbedaya manusia merupakan kekuatan perusahaan, tetapi sebaliknya dapat juga sekaligus sebagai ancaman perusahaan apabila tidak dikendalikan dengan baik.
- Aspek alat-alat manajemen dan teknologi, meliputi siste informasi, organisasi, dan teknik-teknik operasional. Penguasaan manajemen teknologi atau teknologi mampu memberikan kekuatan kepada perusahaan. Akan tetapi pengendaliannya memerlukan investasi yang tidak sedikit.
LINGKUNGAN EKSTERNAL
Lingkungan eksternal kegiatan
pemasaran adalah pengaruh-pengaruh tidak langsung yang berada di luar kekuasaan
atau kendali pemasar. pengaruh-pengaruh tersebut akan memaksa pemasar untuk
menyesuaikan arah dan starteginya agar tetap survive di lingkungannya. Situasi
maupun perubahan-perubahan yang terjadi pada lingkungan luar ini dapat
memberikan peluang-peluang atau hambatan-hambatan yang dapat dimanfaatkan atau
diatasi oleh pemasar. Tidak semua pemasar mampu menangkap atau bahkan
menciptakan peluang-peluang atau hambatan-hambatan tersebut. misalnya
deregulasi otomotif yang dikeluarkan pemerintah, bagi perusahaan tertentu
(misalnya importir mobil mewah) dapat merupakan peluang untuk mengembangkan
usaha, tetapi bagi perusahaan lain (eksportir mobil sederhana) dapat merupakan
ancaman.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar